Saat ini
persoalan ekonomi kian bertambah rumit dimulai dari turunnya harga saham hingga
inflasi terhadap rupiah. Masalah – masalah ekonomi yang kian berkembang, untuk
itu diperlukan pemecahan yang efektif. Salah satu pemecahan terbaik yang ada
adalah dengan mangembangkan Creative Economic Industry. Ekonomi Kreatif ini
merupakan sebuah konsep di era baru ekonomi yang mengintesifkan informasi dan
kreatifitas dengan mengandalkan ide dan knowledge dari SDM sebagai factor atau
aset utama dalam kegiatan ekonomi tersebut.
Bisa kita lihat dari konsepnya ekonomi kreatif dapat memaksimalkan potensi – potensi yang ada dimasyarakat dan di era industry keempat ini Ekonomi kreaktif diprediksi akan menjadi industy masa depan, dilihat dari mampunya industry ekonomi kreatif untuk bertahan dipasar dunia dengan menjual kreatifitas dan presepsi secara global.
Bisa kita lihat dari konsepnya ekonomi kreatif dapat memaksimalkan potensi – potensi yang ada dimasyarakat dan di era industry keempat ini Ekonomi kreaktif diprediksi akan menjadi industy masa depan, dilihat dari mampunya industry ekonomi kreatif untuk bertahan dipasar dunia dengan menjual kreatifitas dan presepsi secara global.
Hal Ini dapat dilihat
dengan menjamurnya fenomena boyband korea atau K-Wave yang membuktikan bahwa kreatifitas
dapat menjadi senjata ekonomi yang menakutkan. Ekonomi kreatif mulai pada 1996, dimana nilai ekspor hak cipta
Amerika Serikat melampaui ekspor dibidang lainnya seperti pesawat, selain itu
ekonomi kreaktif dapat memancing perkembangan sector ekonomi lainnya
seperti dengan mengembangkan ekonomi
berbasis budaya atau seni pertunjukkan dapat dikembangkan wisata kuliner, Pasar
seni atau outlet- outlet seni lainnya.
Sehingga satu sector dapat menarik perkembangan dalam sector lainnya yang memiliki keterikatan. Di Denpasar contohnya dengan diadakan Denpasar Festival pemerintah dapat menarik wisatawan dengan pertunjukan seni dan budaya, disamping itu pada saat Denfest dapat diperkenalkan kuliner khas Bali, serta dapat dijadikan tempat untuk memasarkan barang seni oleh masyarakat.
Selain dibidang
seni Ekonomi Kreaktif juga dapat dikembangkan dalam bidang Teknologi seperti
dalam Advertising, Architerture, Design Communication, Fashion, Software,atau
pun dibidang musical. Potensi yang ada di Bali sangatlah mendukung dalam
pengembangan Ekonomi Kreaktif dengan
kekayaan budaya dan keindahan goegrafis
serta SDM muda yang kreaktif, tapi dalam pengembangnya diperlukan sinergi dari semua pihak guna
meningkatakan kualitas dan kuantitas SDM kreatif dan juga dalam pelindungan
HAKI. Dukungan pemerintah sangat dibutuhkan dalam hal ini guna mendukung
perkembangan usaha – usaha kecil di bidang Creative IndustrySehingga satu sector dapat menarik perkembangan dalam sector lainnya yang memiliki keterikatan. Di Denpasar contohnya dengan diadakan Denpasar Festival pemerintah dapat menarik wisatawan dengan pertunjukan seni dan budaya, disamping itu pada saat Denfest dapat diperkenalkan kuliner khas Bali, serta dapat dijadikan tempat untuk memasarkan barang seni oleh masyarakat.

Creative Economi